Pengertian, ciri, struktur, dan klasifikasi pada fungi secara lengkap

Hai sobat belajar, pada kali ini saya akan membagikan rangkuman mengenai materi fungi. Fungi itu kalian pelajari di kelas 10 Sna semester 2 biasanya. Berikut penjelasan dari saya

A.Ciri-Ciri umum fungi

Pernahkan kalian memakan tempe?Tempe itu salah satu jenis makanan yang diolah dengan bantuan fungi.Rhizopus adalah Fungi yang digunakan dalam pembuatan tempe

Fungi atau jamur tidak dimasukkan kedalam kelompok hewan maupun tumbuhan.Hal tersebut karena fungi memiliki ciri ciri yang berbeda dengan kedua kelompok tersebut.Berikut ciri-ciri fungi secara umum.

1.Struktur Tubuh Fungi

Fungi merupakan organisme eukariotik berdinding sel,tetapi tidak memilik pigmen untuk fotosintesis.Dinding sek pada fungi terbuat dari zat kitin dan selulosa

Fungi ada yang uniseluler dan multiseluler.Bentuk dan ukuran fungi beraneka ragam,mulai daru khamir(ragi)pembuat roti,kapang seperti fungi tempe dan cendrawan seperti fungi tiram.

Fungi multiseluler terdiri atas sel sel yang memanjang menyerupai benang yang disebut dengan Hifa.Hifa pada fungi ada yang memiliki sekat dan ada yang tidak memiliki sekat.Septa memiliki celah celah kecil sehingga sitoplasma antara satu sel dengan sel lainnya saling berhubungan.


2.Nutrisi

Fungi tidak memiliki pigmen untuk fotosintesis.Oleh karena itu,fungi bersifat heterotrof.Fungi mendapatkan makanan dari organisme lain atau dengan cara menguraikan zat organik sisa makhluk hiduo,seperti kotoran atau bangkai.
  
Berdasarkan cara memperoleh makanannyamakanannya,fungi ada yang bersifat saprofit,parasit,dan ada yang bersimbiosis mutualisme dengan organisme lainnya.Fungi yang bersifat saprofit adalah fungi yang menguraikan zat organik dari organisme yang sudah mati dan terjadi di luar sel dengan cara menekresikan(menguraikan) enzim hidrolitik(enzim yang mencerna polisakarida,lipid,dan lain-lain) keluar tubuhnya.

Fungi yang bersifat parasit adalah fungi yang mengambil makanan dari inangnya,sehingga bersifat merugikan.Fungi ini dapat menyebabkan inang nya kekurangan nutrisi dan menyebabkan jaringan tubuh inang rusakrusak,sehingga pertumbuhan inang nya terhambat atau bahkan menyebabkan kematian.

Fungi dapat pula hidup bersama-sama dengan organisme lainnya dan saling menguntungkan,Cara hidup seperti itu dinamakan simbiosis mutualisme.Misalnya:Fungi yang bersimbiosis dengan algahijau dengan membentuk lumut kerakkerak(lichenes).

3.Reproduksi

Reproduksi pada fungi dapat berlangsung secara aseksual dan seksual.Reproduksi secara aseksual,yaitu dengan cara pembelahan,pembentukan tunas,fragmentasi,dan oembentukan spora aksesual.Pembelahan sel dapat terjadi pada fungi uniseluler.

Spora aksesual pada fungi terdiri atas sporangiospora dan kanidiospora.Sporangispora dihasilkan oleh badan penghasil spora yang berada diujung hifa yabg disebut sporangium.Sporangiospora dibagi menjadi dua,yaitu aplanospora dan zoospora.Aplanospora adalah spora yabg tidak dapat bergerak,sedangkan zoospora adalah spora yang dapat bergerak karena memiliki flagel.Konidiospora dihasilkan oleh badan penghasil spora diujung hifa dan bentuknya seperti kuas yang disebut konidiofor.

Reproduksi secara seksual pada fungi adalah dengan cara menghasilkan spora seksual.Spora seksual dapt berupa Zigospora,askospora,dan basidiospora.Pembentukan spora seksual terjadi dalam dua tahapan,yaitu plasmogami dan kariogami.Plasmogami adalah proses penyatuan sitoplasma yang akan menghasilkan dua inti yabg menyatu,tetapi tidak melebur.Inti itu disebut dengan diakriotik.Hifa diakriotik kemudian akan mengalami kariogami(penyatuan inti).Hasil dari kariogami menghasilkan satu buah inti.keturunan dioplid selanjutnya tumbuh dan berkembang,kemudian melakukan pembelahan meiosis yang menghasilkan spora seksual bersifat haploid.

B.Klasifikasi Fungi

Berdasarkan data molekuler,sebagian ahli biologi mengklasifikasi fungi dalam 6 divisu,yaitu Chytridiomycita,Zygomycota,Glomeromycota,Ascomycota,Basidiomycota,dan Deuteromycota


C.Lichenes

Lichenes merupakan simbiosis antara alga dengan fungi tertentu.
Fungi dalam Lichenes berperan dalam mengokohkan tubuhnya dan mengisap air atau unsur hara lainnya,sedangkan peran alga adalah berfotosintesis.Oleh karena itu,simbiosis antara fungi dan alga bersifat simbiosis mutualisme.
Sekian pembahasan yang bisa saya berikan mengenai fungi. Semoga bermanfaat.
Prev postNext post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *