Pengertian Kingdom Plantae, Klasifikasi, Ciri, Jenis, Dan Contoh Kingdom Plantae

Hallo teman teman, sesuai permintaan teman teman pada kesempatan kali ini saya telah membuat artikel mengenai Kingdom Plantae, artikel kali ini tidak hanya membahas tentang kingdom plantae saja, namun saya juga membahas sampai ke bagian terkecilnya yaitu pengertian plantae, klasifikasi plantae, ciri ciri plantae, dan juga jenis dari plantae. Berikut pembahasan dari saya, mohon disimak.

A. Pengertian Kingdom Plantae

Kingdom Plantae atau yang lebih kita kenal dengan tumbuhan adalah salah satu organisme eukariotik yang bersel banyak atau multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil. Klorofil ialah zat hijau dari daun yang berfungsi dalam fotosintesis yang membuat tumbuhan mampu memproduksi makanannya sendiri atau yang biasa dikenal dengan autotrof. Hal tersebut lah yang menjadi perbedaan antara Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia. Ada juga perbedaan lainnya dari Kingdom Plantae, yaitu kingdom plantae tidak bisa bergerak bebas seperti Kingdom Animalia. Kingdom Plantae ini sudah ada sekitar kurang lebih 1,2 Milyar tahun yang lalu

B. Ciri Kingdom Plantae

Kingdom Plantae memiliki ciri khas tersendiri yang membuat Kingdom ini memiliki perbedaan dengan Kingdom Animalia.
Ciri-ciri dari kingdom plantae tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Dinding sel plantae tersusun oleh selulosa
  • Plantae memiliki klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis.
  • Karena plantae memiliki klorofil, maka itu sebabnya kingdom plantae yang bersifat autotrof mampu membuat makanannya sendiri dengan bantuan cahaya sinar matahari.
  • Memiliki sifat Eukariotik
  • Memiliki sifat Multiseluler
  • Mampu menyimpan cadangan makanan yang berbentuk amilum atau yang biasa disebut dengan pati
  • Pantae Dapat mengalami pergiliran keturunan di dalam siklus ke hidupnya.
C. Klasifikasi Kingdom Plantae

Kingdom Plantae ini memiliki pembagian pembagian nya sendiri. Klasifikasi tersebut sangat berguna untuk membantu kita supaya bisa lebih mudah untuk membedakan antara spesies spesies yang satu dengan spesies spesies yang lain di dalam Kingdom Plantae tersebut.

1. Tumbuhan Lumut (Bryophytal)


Tumbuhan lumut ialah suatu kumpulan dari tumbuhan tumbuhan kecil, yang tinggal di daratan dan biasanya tumbuh ditempat tempat yang lembab. Tumbuhan ini merupakan sebuah tumbuhan peralihan antara tumbuhan yang ber talus (Talofita) dengan tumbuhan ber kormus (kormofita) dan menjalani suatu pergiliran keturunan.
Tumbuhan ini tidak memiliki akar, batang dan juga daun sejati, serta tidak mempunyai pembuluh pengangkut seperti xilem dan floem.
a. ciri-ciri tumbuhan lumut

  • Tidak mempunyai batang, akar, dan daun sejati 
  • Berwarna hijau
  • Mempunyai dua klorofil, yaitu klorofil a dan b
  • Hidup di tempat tempat yang lembab dan terlindung dari Sinar Cahaya Matahari
  • Mempunyai ukuran yang kecil, yaitu sekitar 1-2 cm
  • Berwarna hijau karena memiliki Klorofil
  • Mampu menghasilkan menahan sendiri ( autotrof)
  • Mampu ber fotosintesis
  • Bersel banyak (autotrof)
  • Hasil dari Fotosintesis, nantinya akan di distribusikan secara Defusi, Daya Kapilaritas, dan Aliran Sitoplasma
  • Tidak mempunyai Pembuluh pengangkut seperti xilem dan floem
  • Air yang masuk kedalam tubuh Lumut menggunakan cara imbibisi
  • Mempunyai dinding sel yang terdiri dari selulosa
  • Tumbuhan paku merupakan Peralihan antara Tumbuhan Bertalus (Thallophyta) dengan Tumbuhan Berkomus (Cormophyta)
  • Mengalami pertumbuhan secara Primer, yaitu hanya tumbuh memanjang dan tidak dapat tumbuh membesar atau melebar
  • Mengalami keturunan secara Metagenesis, yaitu pergiliran keturunan antara Fase Vegetatif (Fase Sporofit) dengan Fase Generatif (Fase Gametofit)
  • Tumbuh dan berkembang secara berkoloni (berkelompok)
b. Jenis Jenis tumbuhan lumut

Tumbuhan lumut terbagi atas 3 jenis (divisi) yang berbeda, yaitu sebagai berikut: 
A. Lumut Hati (Hepaticopsida)
Ciri ciri lumut hati: 
  • Memiliki bentuk seperti talus dan Berlobus seperti  bentuk hati manusia dan juga berbentuk seperti zigot
  • Memiliki klorofil a dan b
  • Berwarna hijau
  • Merupakan Lumut berumah dua (Deoceus)
  • Bereproduksi secara Aseksual, yaitu dengan cara Fragmentasi dan secara seksual, yaitu dengan proses fertilisasi antara sperma dan ovum
  • Pembentukan nya dengan Gemmacup (Kuncup) dan Spora

Contoh dari lumut hati : Marchantia Polimorpha.

B. Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)
Ciri Ciri lumut tanduk:

  • Merupakan Lumut berumah dua (Deoceus)
  • Berbentuk seperti Tanduk hewan
  • Bereproduksi secara Aseksual, yaitu dengan cara fragmentasi dan bereproduksi secara Seksual dengan proses fertilisasi antara sperma dan ovum
  • Pembentukan nya dengan Gemmacup (Kuncup) dan Spora
  • Memiliki Sporofit yang berbentuk seperti Kapsul Panjang
  • Berbentuk seperti Zigot
Contoh lumut tanduk: Anthoceros Laevis.
C. Lumut Daun (Byropsida)
Ciri Ciri lumut daun: 
  • Merupakan Lumut Sejati
  • Bdntuknya seperti tumbuhan kecil
  • Mempunyai akar rizoid, batang dan daun
  • Tumbuh dan berkembang secara berkoloni (berkelompok)

Contoh lumut daun: Polytrihcum dan Spagnum.


D. Manfaat Tumbuhan Lumut
  1. Untuk Spesies tumbuhan lumut Sphagnum dapat digunakan sebagai pengobatan kulit dan juga mata.
  2. Untuk tumbuhan lumut yang hidup di hutan hujan dapat dimanfaatkan sebagai mengurangi erosi, karena mampu membantu  penyerapan air.
  3. Dapat berfungsi untuk Ornamen atau Dekorasi dalam menata ruangan.
  4. Marchantia yang terdapat di tumbuhan lumut bermanfaat sebagai obat Penyakit Hati.
2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku adalah suatu tumbuhan yang memiliki akar serabut, batang, dan juga daun sejati. Tumbuhan paku berkembang biak dengan menggunakan Spora (Kormofita Spora), tumbuhan paku juga memiliki pembuluh pengangkut bertipe konsentris, yaitu xilem dan floem, dan juga memiliki Klorofil. Tumbuhan Paku juga mengalami suatu proses Pergiliran Keturunan.
Tumbuhan paku terbagi atas 4 divisi (bagian), yaitu tumbuhan paku purba (psilopsida), tumbuhan paku kawat (lycopsida). tumbuhan paku ekor kuda (spenopsida), dan tumbuhan paku sejati (pteryopsida).
Ciri-Ciri Tumbuhan Paku:
  • Mempunyai batang, akar, dan daun
  • Mampu menghasilkan spora 
  • Mempunyai daun muda 
  • Mempunyai pembuluh angkut bertipe konsentris, yaitu filem dan floem
  • Memiliki bentuk daun tropofil dan sporofit
  • Dibawah sporofil terdapat sorus
Manfaat dari tumbuhan paku: 
  • Bisa digunakan sebagai tanaman hias dirumah
  • Bisa dimanfaatkan sebagai sayur-sayuran
  • Bisa dijadikan sebagai pupuk hijau untuk tanaman padi
  • Tumbuhan paku berjenis selaginella planadapat berfungsi sebagai Obat Luka
3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)


Kata spermatophyta berasal dari bahasa Yunani yaitu sperma yang mempunyai arti yaitu biji, dan phyton yang mempunyai arti yaitu tumbuhan. Jika di artikan, Tumbuhan berbiji memiliki arti yaitu tumbuhan yang hidupnya di darat, yang mempunyai akar, batang, dan juga daun sejati. Tumbuhan berbiji termasuk tumbuhan yang bersifat autotrof dan juga dapat menghasilkan biji.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
  • Mempunyai organ biji yang dihasilkan oleh bunga
  • Biji tertutup disebut dengan Angiospermae dan biji yang terbuka disebut dengan Gymnospermae.

Tumbuhan berbiji terbagi atas dua divisi, yaitu Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospernae), dan Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)

Seperti itu lah kurang lebihnya penjelasan dari saya mengenai kingdom plantae. Semoga bermanfaat dan dapat membantu teman teman, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *